PESAN SEGERA

Dengan 50rb dapatkan : 1 ASKEP atau, 2 SAP+2Leaflet, atau 2 Artikel, atau 3 Askep Persentation dan Terima Pesanan

Sunday, March 11, 2018

SPO PEMBERIAN OBAT INJEKSI

Kapevi Hatake | 5:42 PM |

SPO PEMBERIAN OBAT INJEKSI


A.     Pengertian
Penyiapan obat injeksi adalah memindahkan obat dari vial/ampul/flacon kedalam spuit dan mengeluarkan udara dari spuit (SPO Penyiapan Obat Injeksi RSUD R Syamsudin, SH, 2016)
Jalur pemberian obat parenteral merupakan jalur dimana obat dimasukkan ke dalam tubuh pasien menggunakan jarum suntik. Ada empat rute parenteral yang umum digunakan, yaitu: intradermal (ID), subkutan (SC), intramuskular (IM), dan intravena (IV). Pilihan jalur parenteral yang akan digunakan ditentukan oleh resep berdasarkan sifat obat, onset efek terapeutik yang diinginkan, dan kebutuhan pasien (Kamienski dan Keogh, 2015).

B.     Tujuan
Injeksi intravena digunakan untuk memberikan onset obat yang cepat karena obat langsung disuntikkan ke sistem sirkulasi. Area injeksi dapat di vena sefalika, atau kubiti di lengan, atau vena dorsal di tangan. Injeksi intravena menggunakan jarum berukuran 21-23 gauge dengan panjang 1 sampai 1,5 inci. Obat dapat diberikan langsung ke pembuluh darah dengan jarum suntik, melalui kateter intermiten yang diinsersikan ke pembuluh darah pasien, serta dapat
disuntikkan dalam cairan infus atau diberikan sebagai infus (piggyback) (Kamienski dan Keogh, 2015).
Larutan bervolume besar atau kecil dapat diberikan ke dalam vena untuk mendapatkan efek lebih cepat, tetapi pemberian melalui rute ini potensial berbahaya karena obat tidak dapat dikeluarkan kembali setelah diberikan (Agoes, 2009).

C.     Prosedur
1.      Persiapan
a.       Lakukan penyiapan obat injeksi di ruang penyimpanan obat pasien dalam area yang bersih
b.      Verifikasi data
c.       Persiapkan alat
2.      Pelaksanaan
a.       Cuci tangan
b.      Pakai sarung tangan
c.       Vial/flacon
1)      Buka tutup metal/plastik
2)      Desinfeksi tutup karet dengan alcohol swab, mendesinfeksi tutup karet
3)      Tusukkan jarum dengan posisi tegak lurus ke tengah karet penutup vial. Memasukkan udara kedalam vial tanpa menyentuh cairan obat
4)      Balik vial, dan tarik jarum sampai bagian lebih rendah dari permukaan
5)      Hisap obat sesuai dosis sejajar mata, bila ada udara dalam spuit ketuk perlahan dan masukkan kembali dalam vial kemudian hisap obat kembali sampai sampai dengan dosis yang tepat.
6)      Lepas jarumdari vial dan segera ttutup
d.      Ampul
1)      Putar ampul agar obat yang berada diatas leher ampul masuk kedalam ampul
2)      Lindungi ampul dengan kassa dan patahkan leher ampul kearah menjauh dari tubuh, jika perlu gunakan gergaji ampul
3)      Masukkan jarum, jangan menyentuh dinding ampul
4)      Hisap obat sesuai kebutuhan , tutup jarum spuit segera
e.       Ganti jarum sesuai kebutuhan dan keluarka udara yang ada di spuit dengan hati-hati
f.       Letakkan obat yang sudah disiapkan dalam bak injeksi bersama alcohol swab

SUBSCRIBE & SHARE channel YouTube
 "DUNIA KEPERAWATAN"

untuk update VIDIO KESEHATAN lainnya


DAFTAR PUSTAKA:
1.      RSUD R Syamsudin, SH. 2016. SPO Penyiapan Obat Injeksi. No. Doc. RSSYAMSPO/01.23/060. Sukabumi. Tidak terbitkan.
2.      Kamienski, M., dan Keogh, J. (2015). Farmakologi DeMYSTiFied. Edisi Kesatu. Yogyakarta: Rapha Publishing.
3.      Agoes, G. (2008). Pengembangan Sediaan Farmasi. Edisi Revisi dan Perluasan. Bandung: ITB.

No comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search