PESAN SEGERA

Dengan 50rb dapatkan : 1 ASKEP atau, 2 SAP+2Leaflet, atau 2 Artikel, atau 3 Askep Persentation dan Terima Pesanan

Sunday, April 21, 2013

SAP Diare (Gastroenteritis) Pada Anak

Kapevi Hatake | 8:47 PM | Be the first to comment!

SATUAN ACARA PENYULUHAN
 
A.   Topik                :  Diare
B.   Sub topik           :  Perawatan Diare Pada Anak
C.      Hari /Tanggal  :  Rabu, 5 Juli 2006
D.      Waktu            :  30 Menit
E.       Tempat           :  Rumah Ny. E
   Jl. Kopeng RT 2/3 Kel. Karamat Kec. Gunungpuyuh
F.       Sasaran           :  Keluarga Ny. E
G.      Penyuluh         : 
H.      - Tujuan instruksional umum 
Setelah diberikan penyuluhan selama ± 30 menit, keluarga klien mampu memahami cara untuk menanggulangi diare pada anak. 
         - Tujuan instruksional khusus
Setelah dilakukan penyuluhan keluarga klien dapat :
1.    Menyebutkan Pengertian diare
2.    Menyebutkan 4 dari 6 penyebab diare
3.    Menyebutkan  3 dari 5 tanda dan gejala diare
4.    Menyebutkan 2 dari 3 cara penularan diare
5.    Menyebutkan bahaya diare
6.    Menjelaskan 4 dari 6 cara pencegahan diare
7.    Menyebutkan 2 dari 3 cara mengatasi diare
8.    Mendemonstrasikan kembali cara membuat LGG dan oralit
I.     Materi  (terlampir)
J.    Sumber              : Ngastiyah. 1997. Perawatan Anak Sakit. Jakarta : EGC
K.   Metode              : Ceramah, demonstrasi dan tanya jawab
L.    Media                : Leaflet, lembar balik
M.   Tabel Kegiatan
Waktu
Tahap Kegiatan
Kegiatan
Penyuluh
Sasaran
5 Menit
Pembukaan
1.     Membuka acara dengan mengucapkan salam kepada sasaran
2.     Menyampaikan topik dan tujuan Penkes kepada sasaran

3.     Kontrak waktu untuk kesepakatan pelaksanaan Penkes dengan sasaran

1.     Menjawab salam


2.     Mendengarkan penyuluh menyampaikan topik dan tujuan
3.     Menyetujui kesepakatan waktu pelaksanaan Penkes
10 Menit
Kegiatan Inti
1.     Menjelaskan materi penyuluhan kepada sasaran


2.     Memberikan kesempatan kepada sasaran untuk menanyakan hal – hal yang belum dimengerti dari materi yang dijelaskan penyuluh

1.     Mendengarkan penyuluh menyampaikan materi

2.     Menanyakan hal – hal yang tidak dimengerti dari materi penyuluhan

10 menit
Demonstrasi cara membuat larutan gula garam

1.     Mendemonstrasikan cara membuat larutan gula garam
1.     Memperhatikan demonstrasi dan melakukan redemonstrasi.
5 Menit
Evaluasi / Penutup
1.     Memberikan pertanyaan kepada sasaran tentang materi yang sudah disampaikan penyuluh
2.     Menyimpulkan materi penyuluhan yang sudah disampaikan kepada sasaran
3.     Menutup acara dengan mengucapkan salam serta terimakasih kepada sasaran
1.     Menjawab pertanyaan yang diajukan penyuluh


2.     Mendengarkan penyampaian kesimpulan

3.     Mendengarkan penyuluh menutup acara dan menjawab salam


N.   Evaluasi :
1.    Prosedur            : Post test
2.    Bentuk               : Lisan
3.    Jenis                 : Tanya jawab dan demontrasi
4.    Butir Pertanyaan           :
(a). Sebutkan Pengertian diare
(b). Sebutkan penyebab diare
(c).  Sebutkan  tanda dan gejala diare
(d). Sebutkan cara penularan diare
(e). Sebutkan bahaya diare
(f). Jelaskan cara pencegahan diare
(g). Sebutkan cara mengatasi diare
(h). Demonstrasikan kembali cara membuat LGG dan oralit


DIARE PADA ANAK


1.    PENGERTIAN
Diare adalah frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi dan 3 kali pada anak, konsistensi feces encer, dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur lender & darah (Ngastiyah, 1997).

2.    APA PENYEBAB DIARE
  1. Adanya infeksi bakteri & virus pada saluran cerna
  2. Makanan dan Minuman yang tidak sehat (tidak dimasak/belum matang)
Makanan:Contoh,Makanan yang tidak dicuci bersih, makanan yang terkontaminasi oleh debu, lalat, kecoa dll.
Minuman : contoh air dari empang/sungai/mata air yang disimpan dalam tempat yang kotor.
  1. Faktor psikologis: rasa takut, cemas, terutama pada anak yang lebih besar.
  2. Makanan yang sudah basi atau  beracun.
  3. Lingkungan yang kumuh atau kotor.
  4. Perilaku, contoh : tidak mencuci tangan sebelum makan.

3.    APA TANDA DAN GEJALANYA
a.    Buang air besar lebih dari 4X/hari dengan konsistensi cair.
b.    Penderita merasa haus, mulut dan lidah kering, tulang pipi menonjol, mata cekung, ubun-ubun tampak cekung pada bayi.
c.     Kulit perut bila dicubit kembali keasal berlangsung pelan dan lambat.
d.    Nafsu makan menurun, muntah, muka tampak pucat
e.    Cengeng, gelisah dan demam cukup tinggi.

4.    BAGAIMANA CARA PENULARAN DIARE
  1. Makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh bakteri dan virus pada diare
  2. Kontak langsung penderita diare atau barang-barang yang telah tercemar tinja penderita atau tidak langsung melalui lalat.
  3. Melalui 4F (Food, Feces, Finger and Fly)


5.    APA BAHAYA DIARE
  1. Ganguan keseimbangan cairan tubuh (kekurangan cairan tubuh)
  2. Bila tidak ditangani segera dapat menyebabkan KEMATIAN.

6.    BAGAIMANA CARA PENCEGAHANNYA
  1. Berikan ASI ekslusif (berikan bayi hanya ASI sampai umur 4 bulan)
  2. Jika diberi susu botol maka rebus botol susu dan dot sebelum dipakai.
  3. Selalu menggunakan air bersih dan mencuci terlebih dahulu sayuran/buah-buahan sebelum dimakan/dimasak, lalu masak dengan cara yang benar (harus matang)
  4. Cuci tangan sebelum makan
  5. Lingkungan rumah dan sekitarnya bersih
  6. Buang air besar jangan disembarang tempat tetapi harus di WC/jamban.

7.    CARA MENGATASI DIARE
  1. Bila anak mencret segera beri minum air teh, air kelapa atau Larutan Gula Garam
  2.  Lebih baik jika tersedia oralit, segera berikan pada penderita diare: Minuman larutan oralit sebanyak anak mau minum (paling sedikit 1 gelas setiap BAB)
c.  Berikan ASI seperti biasa, lebih banyak lebih baik.

8.    CARA MEMBUAT LGG DAN ORALIT
  1. Cara membuat Larutan Gula Garam
Bahan : Gula 1sendok, garam ¼ sendok teh, air putih 200cc (1gelas).
Cara : Masukan 1 sendok teh gula dan ¼ sendok teh garam kedalam 1gelas air putih, lalu aduk hingga larut benar.
  1. Cara membuat oralit
Bahan : 1 bungkus bubuk oralit & 1 gelas air putih
Cara : 1 bungkus bubuk oralit dimasukan pada 1 gelas air putih lalu aduk hingga rata.
Read more ...

SAP Perawatan Perineum

Kapevi Hatake | 8:13 AM | Be the first to comment!

SATUAN ACARA PENYULUHAN

 
A.    Bahasan
1.      Topik               :   Perawatan Perineum
2.      Sub Topik        :    a.  Pengertian perawatan Perineum
b.    Tujuan perineum
c.    Masalah yang timbul jika tidak dilakukan perineum
d.   Langkah-langkah perineum
e.    Hal-hal yang perlu diperhatikan
3.      Hari/tanggal    :   29 Agustus 2006
4.      Waktu             :   30 Menit
5.      Tempat            :   Ruang Tanjung RSU. R Syamsudin, SH
6.      Sasaran            :  Keluarga An. C
7.      Penyuluh         :  

B.     Tujuan
  1. Tujuan Instruksional UmumSetelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 30 menit diharapkan  keluarga An. C mampu memahami tentang perawatan perineum.
  1. Tujuan Instruksional KhususSetelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 30 menit, diharapkan keluarga An. C dapat :
a.       Menyebutkan kembali pengertian perawatan perineum
b.      Menyebutkan kembali 2 dari 3 tujuan dari perawatan perineum
c.       Menyebutkan kembali 2 dari 4 masalah yang akan timbul jika tidak dilakukan perawatan perineum
d.      Menyebutkan kembali 5 dari 8 langkah-langkah perawatan perineum
e.       Menyebutkan kembali hal yang perlu diperhatikan

C.    Materi
Terlampir

D.    Sumber Materi
1.      Ester, Monika. 2002. Pedoman Perawatan Medikal Bedah ; Pendekatan Sistem Gastrointestinal. Egc, Jakarta   

E.     Metode dan Media
1.      Metode
a.     Ceramah
b.     Tanya jawab
c.     Demonstrasi
2.      Media
a.     Leaflet

F.     Tabel Kegiatan
Waktu
Tahap kegiatan
K e g i a t an
Penyuluh
Sasaran
5 menit
Pembukaan
1.       Membuka acara dengan mengucapkan salam kepada sasaran
2.       Perkenalan
3.       Menyampaikan topik dan tujuan penkes kepada sasaran


4.       Kontrak waktu untuk kesepakatan pelaksanaan penkes dengan sasaran
1.       Menjawab salam


2.       Memperhatikan
3.       Mendengarkan penyuluh menyampaikan topik dan tujuan.
4.       Menyetujui kesepakatan waktu pelaksanaan penkes
20 menit
Kegiatan inti
1.       Mengkaji ulang pengetahuan sasaran tentang materi penyuluhan.

2.       Menjelaskan materi penyuluhan kepada sasaran


3.       Mendemonstasikan tentang perawatan perineum langsung pada An. C

1.       Menyampaikan pengetahuannya tentang materi penyuluhan
2.       Mendengarkan penyuluh menyampaikan materi
3.       Memperhatikan

5 menit
Evaluasi/ penutup
1.       Memberikan pertanyaan kepada sasaran tentang materi yang sudah disampaikan penyuluh
2.       Menyimpulkan materi penyuluhan yang telah disampaikan kepada sasaran
3.       Menutup acara dan mengucapkan salam serta terima kasih kepada sasaran.
1.       Menjawab pertanyaan yang diajukan penyuluh
2.       Mendengarkan penyampaian kesimpulan
3.       Mendengarkan penyuluh menutup acara dan menjawab salam

 

G.  Evaluasi
  1. Prosedur
Post test
  1. Bentuk test
Tanya jawab secara lisan
  1. Butir Pertanyaan
a.       Sebutkan pengertian perawatan perineum
b.      Sebutkan tujuan dari perawatan perineum
c.       Sebutkan masalah yang akan timbul jika tidak dilakukan perawatan perineum
d.      Sebutkan langkah-langkah perawatan perineum
e.       Sebutkan hal yang perlu diperhatikan



MATERI PENYULUHAN

A.    Pengertian
Perawatan perineum adalah : Membersihkan Perineum dan daerah sekitar anal/ keluarga klien tidak dapat melakukan sendiri.
B.     Tujuan Perawatan perineum
-          Untuk mencegah terjadinya infeksi di daerah perineum maupun didaerah sekitar anal
-          Untuk penyembuhan luka perineum
-          Untuk kebersihan perineum dan sekitar anal
C.    Masalah yang timbul jika tidak dilakukan Perawatan perineum  
·         Gatal-gatal
·         Lecet
·         Timbul jamur ( Kandidiasis ) 
·         Perasaan tidak nyaman
D.    Langkah-langkah perawatan Perawatan perineum
1.      Siapkan air steril ( air yang sudah direbus ), sabun, dan tisu
2.      Cuci tangan
3.      Berkemih dan BAB terlebih dahulu
4.  Siram dengan air steril (air yang sudah direbus) dan gunakan sabun pembersih, bersihkan perineum dari depan ke belakang / dari daerah perineum bagian atas ke daerah perineum bagian bawah sampai dengan anus sampai bersih
5.      Keringkan daerah perineum dengan tisu
6.      Cuci tangan
7.      Alat-alat dirapihkan
E.     Hal yang perlu diperhatikan
·         Cegah kotoran didaerah perineum
Read more ...
DUNIA KEPERAWATAN. Powered by Blogger.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

Exit Jangan Lupa Klik Like & Follow Ya!!