PESAN SEGERA

Dengan 50rb dapatkan : 1 ASKEP atau, 2 SAP+2Leaflet, atau 2 Artikel, atau 3 Askep Persentation dan Terima Pesanan

Saturday, August 3, 2013

SAP ASI Eksklusif

DUNIA KEPERAWATAN | 6:12 AM | | | | | | Be the first to comment!
SATUAN ACARA PENYULUHAN


Sub Pokok Bahasan    : ASI
Sub Judul                    :1. Pengertian ASI
                                      2. Kebaikan ASI
  3. Manfaat ASI        
  4. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan ASI
  5. Masalah yang Timbul dalam Menyusui
  6. Cara Produksi ASI yang Baik
  7. Komposisi ASI
  8. Tujuan Menyusui                                                   
Waktu                         : 1 x 15 menit
Hari/ Tanggal              : Jumat, 25 Mei 2013
Tempat                        : Rumah Tn. C
Sasaran                        : Keluarga Tn. C
Pemateri                      :
 

A.    TUJUAN PEMBELAJARAN

Tujuan Penyuluhan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan selama 1 x 15 menit keluarga Tn. C mengetahui tentang ASI.
Tujuan Penyuluhan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan ini diharapkan keluarga Tn. C mampu:
a.       Menjelaskan mengenai pengertian ASI
b.       Menerangkan kebaikan ASI
c.       Menyebutkan manfaat ASI
d.      Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan ASI
e.       Menyebutkan masalah yang timbul dalam menyusui
f.        Menyebutkan cara produksi ASI yang baik
g.       Menyebutkan komposisi ASI
h.       Menyebutkan  tujuan menyusui

B.     MATERI

  1. Pengertian ASI
  2. Kebaikan ASI
  3. Manfaat ASI
  4. Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan ASI
  5. Masalah yang timbul dalam menyusui
  6. Cara produksi ASI yang baik
  7. Komposisi ASI
  8. Tujuan menyusui

C.    METODE

Ceramah Tanya Jawab

D.    MEDIA

Leaflet

E.     KEGIATAN

Tahap/
Waktu
Kegiatan Penyuluhan
Penyuluh/Pemateri
Peserta
Pembukaan
3 menit




1.   Memberikan salam pembuka dan memperkenalkan diri
2.   Menginformasikan materi yang akan disampaikan
3.   Menjelaskan tujuan yang ingin dicapai pada akhir penyuluhan ini
4.   Menjelaskan manfaat dan relevansi pokok bahasan ini
5.   Melakukan apersepsi mengenai ASI
1.      Menjawab salam
2.      Mendengarkan dan memperhatikan
3.      Menjawab pertanyaan

PenyampaianMateri
10 menit












1.   Menerangkan tentang pengertian ASI
2.   Menerangkan tentang kebaikan dan manfaat ASI
3.   Menanyakan kepada keluarga tentang ASI
4.   Memberikan reinforcement atas jawaban peserta
5.   Menjelaskan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan ASI, masalah yang timbul dalam menyusui, dan cara produksi ASI yang baik
6.   Menjelaskan tentang komposisi ASI dan tujuan menyusui
7.   Memberi kesempatan pada peserta untuk bertanya tentang materi yang telah disampaikan
8.   Memberi kesempatan pada peserta lain untuk menjawab pertanyaan
9.   Menjawab dan menjelaskan kembali tentang pertanyaan peserta
1.       Mendengarkan dan memperhatikan
2.       Menjawab pertanyaan
3.       Menerima reinforcement


Penutup
5 menit
1.   Mengajukan beberapa pertanyaan mengenai materi yang telah diberikan untuk mengevaluasi peserta
2.   Menyimpulkan materi yang telah disampaikan
3.   Mengucapkan salam penutup
1.       Menjawab pertanyaan
2.       Mendengarkan dan memperhatikan
3.       Menjawab salam

F.     EVALUASI

Prosedur                 : Test pada akhir penyuluhan
Jenis                        : Lisan
Bentuk                    : Tes subjektif
Alat                         : Tes buatan penyuluhan
  1. Apa yang dimaksud dengan ASI?
  2. Apa kebaikan ASI?
  3. Apa manfaat ASI?
  4. Apa faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan ASI?
  5. Apa masalah yang timbul dalam menyusui?
  6. Bagaimana cara produksi ASI yang baik?
  7. Apa saja komposisi ASI?
  8. Apa tujuan menyusui?
Jawaban:
1.       ASI adalah suatu emulsi lemak dalam larubin protein, laktase, dan garam-garam organik yang disekresi oleh kedua belah kelenjar payudara ibu, sebagai makanan utama bayi.
2.       Kebaikan ASI adalah selalu sehat, sangat aman dan bebas infeksi, memang dibuat secara alamiah untuk bayi, mudah dicerna, temperature tepat, mengandung beberapa antibody, dan menolong bayi menerima kasih sayang ibu.
3.       Manfaat ASI adalah steril, aman dari pencemaran KUMAN, selalu tersedia dengan suhu yang optimal, produksi disesuaikan dengan kebutuhan bayi, mengandung antibody, dan bahaya alergi tidak ada
4.       Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan ASI yaitu perubahan sosial budaya, faktor psikologi, faktor fisik ibu, faktor kekurangan petugas kesehatan, keterangan yang salah tentang pengganti ASI dengan susu buatan, dan pengetahuan ibu tentang pentingnya ASI.
5.       Masalah yang timbul dalam menyusui yaitu bayi tidak mendapat cukup ASI, putting susu ibu pecah-pecah, mastitis (radang payudara), putting yang tertarik ke dalam atau datar, dan susu mengalir terlalu cepat.
6.       Cara pruduksi ASI yang baik yaitu bayi menghisap payudara dengan baik, payudara dijaga tetap kosong dengan menyusukan bayi, ibu tidak cemas, dan nutrisi ibu baik.
7.       Komposisi ASI yaitu protein 2%, lemak 4%, gula 6%, dan kolostrum.
8.       Tujuan menyusui yaitu bayi yang disusui akan mendapatkan nutrisi yang tepat sesuai dengan kebutuhan bayi, meningkatkan antibodi sehingga bayi ASI lebih sehat dan jarang sakit, meningkatkan kecerdasan, meningkatkan jalinan kasih, dan menyusui lebih murah sehingga dapat mengurangi kebutuhan ekonomi.

G.    REFERENSI


Read more ...

Friday, August 2, 2013

Materi Penyuluhan Alat Kontrasepsi

DUNIA KEPERAWATAN | 10:13 PM | Be the first to comment!
MATERI PENYULUHAN
“ALAT KONTRASEPSI“



Definisi
Keluarga Berencana adalah usaha untuk mengontrol jumlah dan jarak antara kelahiran anak.
Untuk menghindari kehamilan yang bersifat sementara digunakan kontrasepsi sedangkan untuk menghindari kehamilan yang sifatnya menetap bisa dilakukan sterilisasi.
Aborsi bisa digunakan untuk mengakhiri kehamilan jika terjadi kegagalan kontrasepsi.

Metode Kontrasepsi Alami
Metode alami hanya bisa diterapkan pada wanita dengan siklus haid teratur. Caranya dengan menghindari sanggama pada saat subur. Alat bantu metode ini adalah pengukuran suhu basal dan uji kekentalan lendir leher rahim.
Kelebihan:
  • Tidak ada efek samping.
  • Ekonomis
Kekurangan:
  • Angka kegagalan tinggi yaitu 10 - 30 dari 100 wanita.

Metode Kontrasepsi Dengan Alat
Bisa dibagi menjadi:
1.       Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR)
Alat kontrasepsi dalam rahim mempunyai beberapa tipe, antara lain Copper T380A, Nova T, dan beberapa AKDR yang diberi hormon (mirena, Levo Nova).
Kelebihan:
·         Angka perlindungannya cukup tinggi, yaitu dengan kegagalan 0,3-1 per 100 wanita tiap tahun.


Kekurangan:
·         Mengundang risiko infeksi radang panggul, perdarahan, dan kehamilan di luar kandungan.
·         Komplikasi perforasi (lubang) uterus.
·         Tidak memberi perlindungan terhadap penyakit kelamin dan hepatitis B maupun HIV/AIDS.

2.       Kontrasepsi Dengan Metode Perintang
Yang paling umum digunakan adalah kondom, diafragma, dan spermisida.
a. Kondom
Kantong kecil yang terbuat dari karet ini bekerja dengan membungkus penis, sehingga sperma yang keluar tetap berada dalam kantong tersebut.
Kelebihan:
·       Aman dipakai
·       Mudah didapat
·       Cukup efektif bila digunakan dengan benar.
·       Dapat mencegah penyebaran penyakit menular seksual dan hepatitis B HIV/AIDS.
Kekurangan:
·       Ada risiko robek. Oleh sebab itu, gunakan satu kondom hanya untuk satu kali pakai. Kondom yang baik terasa licin dan basah. Jangan gunakan kondom yang bagian dalamnya kering, yang terasa lengket di tangan, atau yang merekat pada bungkus plastiknya.
·       Angka kegagalan tinggi, yaitu 3 - 15 per 100 wanita per tahun.

b. Diafragma
Berbentuk seperti mangkok ceper, terbuat dari karet. Cara penggunaannya dimasukkan ke dalam vagina. Alat ini berkerja dengan cara menutupi mulut rahim, sehingga sperma, meski masih masuk ke vagina, tak bisa meneruskan perjalanan ke rahim.
Kelebihan:
  • Dapat dipakai berkali-kali.
  • Melindungi dari kehamilan dan penyakit menular seksual hepatitis B HIV/AIDS.
Kekurangan:
  • Angka kegagalan tinggi, yaitu 5 - 20 per 100 wanita per tahun.
  • Sulit dipasang.

c. Spermisida
Alat KB ini memiliki bentuk beragam. Ada foam aerosol (busa), tablet, krim, jeli, dan spons. Dipakai dengan cara dioleskan ke dalam vagina sebelum berhubungan intim. Spermisida mematikan sel-sel sperma sebelum sempat memasuki rahim.
Kelebihan:
  • Melindungi pemakainya dari penyakit menular seksual gonorrhea, klamida, hepatitis B, HIV/AIDS
  • Tidak didapatkan efek samping sistemik/pada tubuh.
Kekurangan:
  • Angka kegagalan 10-25 dari 100 wanita per tahun.
  • Tidak memberi perlindungan terhadap hepatitis B, penyakit menular seksual, seperti HIV/AIDS, klamidia, gonorrhea.
  • Bisa menimbulkan gatal-gatal atau lecet pada vagina.
  • Tidak terlalu ampuh bila hanya digunakan tanpa bantuan alat lain seperti kondom atau diafragma.

3. Metode KB Hormonal
Kebanyakan kontrasepsi hormonal mengandung estrogen dan progesteron atau hanya progesteron saja.

a.       Pil KB Terpadu
Umumnya mengandung hormon gestagen dan estrogen sintetik. Pil yang dianjurkan adalah pil dosis rendah yang mengandung estrogen kurang dari atau sebesar 35 mikrogram dan 1 miligram progesteron.
Kelebihan:
·         Mudah didapat
Kekurangan:
·         Harus diminum setiap hari.
·         Tidak semua wanita disarankan menggunakan pil, yaitu:
·         ibu menyusui,
·         perokok,
·         berusia 40 tahun ke atas,
·         memiliki problema kesehatan apa pun seperti kejang, TBC, kanker, hipertensi, diabetes, hepatitis, jantung pernah stroke, dan lainnya.
·         Menimbulkan efek samping:
·         terjadi pendarahan tidak teratur di luar masa haid.
·         mual-mual
·         sakit kepala

b.      Pil KB Mini
Beda dengan pil KB terpadu, pil ini hanya mengandung gestagen saja.
Kelebihan:
·         Dapat digunakan untuk ibu menyusui
·         Mudah didapat
Kekurangan:
·         Memiliki efek samping yaitu:
·         Pendarahan tidak teratur
·         Haid tidak datang
·         Terkadang muncul sakit kepala

c. Suntikan
Suntikan KB melindungi dari kehamilan sampai tiba waktunya disuntik kembali. Efektivitasnya hampir sama dengan pil kombinasi dan melebihi pil mini maupun AKDR. Kegagalan pada umumnya terjadi karena ketidakpatuhan terhadap jadwal suntik atau teknik penyuntikan yang salah. Cara kerja suntikan KB salah satunya yaitu menyebabkan pengentalan mukus serviks, sehingga menurunkan kemampuan penetrasi sperma. Yang perlu diketahui, jika kontrasepsi suntikan dihentikan harus menunggu 1 tahun atau lebih untuk bisa hamil kembali. Pemakai akan menerima suntikan hormon setiap 1-3 bulan sekali, yaitu:
Suntikan progestin;
Suntikan yang hanya mengandung hormon gestagen saja. Contohnya, depo provera dan depo noristerat.
Kelebihan:
  • Bisa digunakan untuk ibu menyusui atau wanita yang tidak boleh memakai tambahan estrogen.
Kekurangan:
  • Memiliki efek samping:
  • Pendarahan tidak teratur
  • Haid tidak datang
  • Berat badan bertambah
Suntikan terpadu
Suntikan yang mengandung hormon gestagen dan estrogen, misalnya, depo estrogen-progesteron atau cyklofem.
Kelebihan:
  • Tidak mempengaruhi siklus haid
Kekurangan:
  • Tidak bisa dipakai ibu menyusui
  • Sulit diperoleh
  • Relatif mahal
  • Tidak dianjurkan bagi wanita yang tidak disarankan minum pil KB terpadu dan suntikan progestin.
d.   Susuk
Dipakai dengan memasukkannya ke bawah permukan kulit sebelah dalam lengan. Ada 2 jenis:
  • Norplant merupakan salah satu metode kontrasepsi berjangka waktu 5 tahun. Efektivitas kontrasepsi yang terdiri dari 6 batang susuk ini sangat tinggi. Angka kehamilan rata-rata pertahun hanya kurang dari 1 %.
  •  Implanon: kontrasepsi yang terdiri atas satu batang susuk ini dapat dipergunakan sedikitnya selama 3 tahun.
Kelebihan:
  • Sesudah dipasang alat ini akan mencegah kehamilan selama 5 tahun.
  • Bisa digunakan oleh wanita yang mengalami masalah dengan hormon estrogen.
  • Bisa digunakan oleh wanita yang menjalani pengobatan untuk kekejangan.
  • Walau dirancang 5 tahun, bisa dicopot sewaktu-waktu.
Kekurangan:
  • Susuk lebih gampang dipasang daripada dicopot. Jadi sebelum memakai metode ini, pastikan pekerja kesehatan di klinik atau pos pelayanan KB sudah terlatih dan terampil serta bersedia mencopot susuk seandainya tidak lagi dikehendaki.
  • Susuk sebaiknya dihindari jika yang bersangkutan:
- Pengidap kanker atau benjolan keras di payudara
- Haidnya sudah terlambat datang
- Mengalami perdarahan abnormal dari vagina
- Penderita sakit jantung
- Ingin hamil dalam beberapa tahun mendatang

e. IUD (intra uterine device, spiral).
Keuntungan dari IUD adalah efek sampingnya terbatas di dalam rahim.
 Terdapat 2 macam IUD:
§  melepaskan progesteron (harus diganti setiap tahun)
§  melepaskan tembaga (efektif selama 10 tahun).
Biasanya IUD dipasang pada saat menstruasi. Jika kemungkinan terjadi infeksi serviks, masa pemasangan IUD sebaiknya ditunda sampai infeksi mereda.
Cara kerja IUD adalah dengan menyebabkan reaksi peradangan di dalam rahim yang akan menarik datangnya sel-sel darah putih. Zat yang dihasilkan oleh sel darah putih ini merupakan racun bagi sperma sehingga tidak terjadi pembuahan sel telur.
Melepaskan IUD akan menyebabkan terhentinya proses peradangan.
Efek samping dari IUD:
§  Perdarahan dan nyeri
§  Kadang IUD terlepas dengan sendirinya (sekitar 20% IUD yang lepas tidak disadari/diketahui oleh pemakainya dan bisa menyebabkan kehamilan)
§  Perforasi rahim
§  Ketika baru dipasang akan terjadi infeksi singkat pada rahim, tetapi infeksi ini akan mereda setelah 24 jam

§  Risiko terjadinya keguguran pada wanita hamil dengan IUD yang masih terpasang adalah sekitar 55% IUD
Read more ...

Thursday, August 1, 2013

SAP (Satuan Acara Penyuluhan) Alat Kontrasepsi

DUNIA KEPERAWATAN | 1:07 PM | | | | Be the first to comment!
SATUAN ACARA PENYULUHAN



Sub Pokok Bahasan    : Alat Kontrasepsi
Sub Judul                    :1. Pengertian KB
                                      2. Metode Kontrasepsi Alami
  3. Metode Kontrasepsi dengan Alat
  4. Metode Kontrasepsi Perintang
  5. Metode Kontrasepsi Hormonal                                          
Waktu                         : 1 x 15 menit
Hari/ Tanggal              : Jumat, 08 Mei 2015
Tempat                        : Rumah Tn. C
Sasaran                        : Keluarga Tn. C
Pemateri                      :
 


A.    TUJUAN PEMBELAJARAN

Tujuan Penyuluhan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan selama 1 x 15 menit keluarga Tn. C mengetahui tentang imunisasi.
Tujuan Penyuluhan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan ini diharapkan keluarga Tn. C mampu:
a.       Menjelaskan mengenai pengertian KB
b.       Menerangkan metode kontrasepsi alami
c.       Menyebutkan metode kontrasepsi dengan alat
d.      Menyebutkan metode kontrasepsi perintang
e.       Menyebutkan metode kontrasepsi hormonal

B.     MATERI

1.       Pengertian KB
2.       Metode kontrasepsi alami
3.       Metode kontrasepsi dengan alat
4.       Metode kontrasepsi perintang
5.       Metode kontrasepsi hormonal

C.    METODE

Ceramah Tanya Jawab

D.    MEDIA

Leaflet

E.     KEGIATAN

Tahap/
Waktu
Kegiatan Penyuluhan
Penyuluh/Pemateri
Peserta
Pembukaan
3 menit




1.   Memberikan salam pembuka dan memperkenalkan diri
2.   Menginformasikan materi yang akan disampaikan
3.   Menjelaskan tujuan yang ingin dicapai pada akhir penyuluhan ini
4.   Menjelaskan manfaat dan relevansi pokok bahasan ini
5.   Melakukan apersepsi mengenai KB
1.      Menjawab salam
2.      Mendengarkan dan memperhatikan
3.      Menjawab pertanyaan

Penyampaian Materi
10 menit












1.   Menerangkan tentang pengertian KB
2.   Menerangkan tentang metode kontrasepsi alami
3.   Menanyakan kepada keluarga tentang KB
4.   Memberikan reinforcement atas jawaban peserta
5.   Menjelaskan tentang metode kontrasepsi dengan alat
6.   Menjelaskan tentang metode kontrasepsi perintang
7.   Menjelaskan tentang metode kontrasepsi hormonal
8.   Memberi kesempatan pada peserta untuk bertanya tentang materi yang telah disampaikan
9.   Memberi kesempatan pada peserta lain untuk menjawab pertanyaan
10.            Menjawab dan menjelaskan kembali tentang pertanyaan peserta
1.       Mendengarkan dan memperhatikan
2.       Menjawab pertanyaan
3.       Menerima reinforcement


Penutup 
5        menit
1.   Mengajukan beberapa pertanyaan mengenai materi yang telah diberikan untuk mengevaluasi peserta
2.   Menyimpulkan materi yang telah disampaikan
3.   Mengucapkan salam penutup
1.       Menjawab pertanyaan
2.       Mendengarkan dan memperhatikan
3.       Menjawab salam

F.     EVALUASI

Prosedur                 : Test pada akhir penyuluhan
Jenis                        : Lisan
Bentuk                    : Tes subjektif
Alat                         : Tes buatan penyuluhan

1.      Apa yang dimaksud dengan keluarga berencana?
2.      Jelaskan metode kontrasepsi alami?
3.      Jelaskan metode kontrasepsi dengan alat?
4.      Jelaskan metode kontrasepsi perintang?
5.      Jelaskan metode kontrasepsi hormonal?

G.    REFERENSI


Read more ...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search