PESAN SEGERA

Dengan 50rb dapatkan : 1 ASKEP atau, 2 SAP+2Leaflet, atau 2 Artikel, atau 3 Askep Persentation dan Terima Pesanan

Friday, May 17, 2013

Laporan Pendahuluan Diabetes Melitus (DM)

Kapevi Hatake | 5:09 PM |

LAPORAN PENDAHULUAN

DIABETES MELITUS


1.      Definisi
Diabetes mellitus adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolic akibat gangguan hormonal yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, syaraf dan pembuluh darah
Diabetes mellitus adalah merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia.

2.      Etiologi
  1. Faktor genetik
  2. Faktor lingkungan
Ø  Infeksi virus (virus coxackieb, rubella dan mumps)
Ø  Nutrisi, obesitas, malnutrisi protein, alcohol pancreas
Ø  Stress
Ø  Penyakit endokrin
Ø  Pancreatitis kronis
Ø  Gaya hidup
  1. Faktor immunologi
Ø  Pada diabetes terdapat bukti adanya suatu respon otoimun. Respon ini merupakan respon abnormal dimana anti bodi terarah pada jaringan normal tubuh dengan cara bereaksi terhadap jaringan tersebut yang dianggapnya seolah-olah sebagai jaringan asing. 
Ø  Produksi insulin dalam tubuh berkurang atau sedikit
Ø  Produksi insulin normal tetapi pemakaian atau pengeluarannya berlebihan

3.      Manifestasi klinik
Ø  Polifagia (peningkatan selera makan)
Ø  Poliuria (peningkatan rasa berkemih)
Ø  Polidifsi (peningkatan rasa haus )
Ø  Lemas
Ø  Berat badan menurun
Ø  Gatal
Ø  Mata kabur
Ø  Impotensi pada pria
Ø  Pruritus vulva pada wanita

4.      Patofisiologi
silahkan kirim komentar untuk mendapatkan patofisnya

5.      Evaluasi diagnostic
  1. GDS dan GDP meningkat
  2. Tes toleransi glukosa oral
  3. Aseton plasma positif mencolok
  4. Asam lamak bebas : kadar lipid dan kolesterol meningkat
  5. Osmolaritas serum meningkat
  6. Elektrolit : Natrium Na, K, Posfor menurun
  7. Haemoglobin glikosilat : kadar meningkat 2-4 x lipat dari normal yang mencerminkan control DM yang kurang selama 4 bulan terakhir
  8. Tes darah arteri biasanya menunjukan pH rendah dan penurunan pada HCO3 dengan kompensasi alkalosis respiratori
  9. Trombosit darah mungkin meningkat (dehidrasi : leukositosis, hemokonsentrasi merupakan respon terhadap stress/infeksi)
  10. Ureum/kreatinin : mungkin meningkat atau normal
  11. Amylase darah : mungkin meningkat yang mengindikasikan adanya pankreatitis akut sebagai penyebab dari DKA
6.      Klasifikasi
  1. Diabetes tipe I (Destruksi sel beta umumnya menjurus ke defisiensi insulin absolute)
Ø  Autoimun
Ø  Idiopatik
  1. Diabetes tipe II
Bervariasi mulai terutama dominant resistensi insulin disertai defisiensi insulin relative sampai terutama defek sekresi insulin disertai resistensi insulin
  1. Diabetes tipe lain
a.       Defek genetic sel beta
b.      Defek genetic kerja insulin
c.       Penyakit oksokrin pancreas; pankreatitis, tumor, pankreatopati fibrokalkulus
d.      Endokrinopati
e.       Karena obat atau zat kimia; Nator, Pentamidin, Glukokortikoid, dan Tiazid
f.       Infeksi : Rubella kongenitas
g.      Penyebab imunologi yang jarang : antibody antiinsulin
h.      Sindrom genetic lain yang berkaitan dengan DM : Sindrom down
i.        DM gestasional
7.      Komplikasi
1). Akut
a.       Hipoglikemia
b.      Ketoasidosis
c.       Hiperosmolar non ketotik
2). Kronik
a.       Makroangiopati
b.      Mikroangiopati
c.       Neuropati diabetic
d.      Rentan infeksi, TB, gingivitis, infeksi saluran kemih
e.       Kaki diabetic
8.      Factor resiko yang mempercepat kekurangan insulin meliputi :
1). Diabetes tipe 1 yang tidak terdiagnosa
2). Ketidakseimbangan antara makanan dan insulin
3). Adolescence dan pubertas
4). Latihan pada diabetes yang tidak terkontrol
5). Stress yang berhubungan dengan penyakit infeksi, trauma atau tekanan emosional

9.      Penatalaksanaan
Dalam jangka pendek penatalaksanaan DM bertujuan untuk menghilangkan keluhan, sedangkan tujuan jangka panjangnya adalah untuk mencegah komplikasi, dilakukan dengan cara menormalkan kadar glukosa, lipid dan insulin.
  1. Perencanaan makan
Ø  Kebutuhan berupa karbohidrat 60-70%
Ø  Protein 10-15%
Ø  Lemak 20-25,5%
Ø  Kolesterol kurang dari 300 mg/hari
Ø  Serat 25 gr/hari
  1. Latihan jasmani
Latihan fisik 3 sampai 4 kali perminggu selama 0,5 jam
  1. Obat hipoglikemia
a.       Sulfonylurea
b.      Biguanid
c.       Inhibitor
d.      Insulin senziting agent

10.  Indikasi penggunaan insulin pada NIDDM adalah :
Ø  DM dengan BB menurun cepat
Ø  Ketoasidosis
Ø  DM yang mengalami stress berat
Ø  DM dengan kehamilan
Ø  DM yang tidak berhasil dikelola dengan obat hiperglikemi oral

11.  Data yang perlu dikaji :
1). Riwayat kesehatan keluarga
Adanya penyakit keturunan DM
2). Riwayat kesehatan sekarang
Ø  Gaya hidup
Ø  Pola makan
Ø  Stress
Ø  Obesitas
Ø  Malnutrisi protein
Ø  Riwayat penggunaan alcohol
3). Riwayat kesehatan masa lalu
Ø  Penyakit endokrin
Ø  Pankreatitis kronik

12.  Masalah keperawatan yang mungkin muncul
a.       Deficit volume cairan
b.      Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
c.       Resiko tinggi terhadap infeksi (sepsis)
d.      Kelelahan dan ketidakberdayaan
e.       Gangguan citra tubuh
f.       Kurang pengetahuan

13.  Diagnosa keperawatan
  1. Deficit volume cairan berhubungan dengan diuresis osmotic, kehilangan gastric berlebihan : diare, muntah, masukan dibatasi : mual, kacau mental
  2. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan ketidakcukupan insulin (penurunan ambilan dan penggunaan glukosa oleh jaringan mengakibatkan metabolisme protein atau lemak, penurunan masukan oral.
  3. Resti infeksi (sefsis) berhubungan dengan penurunan fungsi leukosit
  4. Kelelahan berhubungan dengan penurunan produksi energi metabolic
  5. Ketidakberdayaan berhubungan dengan  jangka panjang ketergantungan dengan orang lain
  6. Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurang informasi
  7. Gangguan citra tubuh berhubungan dengan perubahan organ-organ tubuh


DOWNLOAD FILENYA DI SINI

3 comments:

DUNIA KEPERAWATAN. Powered by Blogger.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

Exit Jangan Lupa Klik Like & Follow Ya!!