PESAN SEGERA

Dengan 50rb dapatkan : 1 ASKEP atau, 2 SAP+2Leaflet, atau 2 Artikel, atau 3 Askep Persentation dan Terima Pesanan

Sunday, October 13, 2013

Leaflet Cuci Tangan (6 langkah Hand Hygine WHO)

Kapevi Hatake | 9:15 PM |
LEAFLET CUCI TANGAN BAIK DAN BENAR



Pengertian
Cuci tangan adalah membersihkan tangan dengan menggunakan sabun den air beresih yang mengalir atau yang disiramkan. Mencuci tangan dengan air dan sabun akan banyak mengurangi jumlah mikroorganisma dari kulit dan tanganCuci Tangan sebagai dasar perawatan kesehatan tubuh adalah suatu judul yang diambil yang memiliki makna luas dan penting sekali dalam hal hidup sehat dan merupakan awal yang sangat menentukan arah kesehatan tubuh kita.

Tujuan Mencuci Tangan
1.      Menjaga Kebersihan diri
2.      Mencegah infeksi silang
3.      Sebagai pelindung diri

Manfaat Cuci Tangan
Banyak sekali manfaat dari mencuci tangan yang kita semua bias rasakan antara lain :
1.      Untuk menghindarkan penularan penyakit melalui tangan (makanan).
2.      Untuk menjaga kebersihan diri (perorangan).
3.      Untuk membuat tubuh kita tetap sehat dan bugar.
4.      Supaya tidak menjadi agen penular bibit penyakit kepada orang lain

Langkah – langkah Mencuci Tangan yang Baik dan Benar
1. Basahi kedua telapak tangan setinggi pertengahan lengan memakai air yang mengalir, ambil sabun kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan .
2. Usap dan gosok kedua punggung tangan bergantian. Jangan lupa jari-jari tangan, gosok sela-sela jari hingga bersih
3. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan mengatupkan
4. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian
5. Letakkan ujung jari ke telapak tangan, basuh dengan air mengalir.

Kapan Waktu Yang tepat untuk cuci tangan
1.      Setiap kali sesudah Buang Air Besar (BAB)
2.      Setiap kali mau menyentuh makanan.
3.      Sebelum dan sesudah makan.
4.      Sewaktu mau menyuapi/memberikan maka anak.
5.      Sesudah bekerja.dan beraktifitas

5 Waktu Cuci Tangan Di Rumah Sakit (Five Moment)
1.      Sebelum kontak dengan pasien
2.      Sebelum tindakan aseptik
3.      Setelah terkena cairan tubuh pasien
4.      Setelah kontak dengan pasien
5.      setelah kontak dengan lingkungan pasien

DAFTAR PUSTAKA
Darmadi. 2008. Infeksi Nososkomial Problematika dan Pengendaliannya.Jakarta: Salemba Medika.
Schaffer. 2000. Infeksi Nosokomial dan Praktik yang Aman. Jakarta: EGC.
World Health Organization, 2009, WHO guidelines on hand hygiene in health care, First Global Patient Safety Challenge Clean Care is Safer Care, Geneva: WHO Perss



No comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search