PESAN SEGERA

Dengan 50rb dapatkan : 1 ASKEP atau, 2 SAP+2Leaflet, atau 2 Artikel, atau 3 Askep Persentation dan Terima Pesanan

Saturday, March 9, 2013

SAP Bronchitis

Kapevi Hatake | 9:45 PM |

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan              : Penyakit bronitis
Sub Pokok Bahasan       :  Pengertian penyakit bronitis
                                          Penyebab penyakit bronitis
                                          Gejala penyakit bronitis
Sasaran                           : Semua anggota keluarga klien
Waktu                            : ± 20 Menit
Tempat                           : Di Rumah klien

TIU ( Tujuan Instruksional Umum )
Setelah diberikan penyuluhan keluarga diharapkan dapat mengetahui dan mampu menjelaskan pengertian, penyebab, gejala dari penyakit bronitis

TIK ( Tujuan Instruksional Khusus )
No
TIK
Materi
Media
Metode
Evaluasi



1.





2.






3
Setelah diberikan penyuluhan keluarga dapat :
Mengetahui dan menjelaskan tentang pengertian dari penyakit bronitis


Dapat menyebutkan penyebab dari penyakit bronitis




Dapat menyebutkan gejala dari penyakit bronitis



Pengertian penyakit




Penyebab penyakit





Gejala penyakit



Leaflet




Ceramah,




-      Keluarga mengetahui pengertian penyakit bronitis.

-      Keluarga mampu menyebutkan penyebab penyakit bronitis

-      Keluarga mampu menyebutkan gejala dari penakit bronitis.


Jadwal kegiatan penyuluhan
Waktu
Kegiatan
Perawat
Keluarga
5 Menit




15 Menit





5 Menit
Pembukaan




Isi





Penutup
1.      Mengucapkan Salam.
2.      Memperkenalkan Diri.
3.      Menjelaskan Tujuan Tindakan.

-          Menanyakan pengertian penyakit bronitis
-          Menjelaskan penyakit bronitis
-          Menjelaskan gejala dari bronitis

Evaluasi dengan memberikan pertanyaan.
Kesimpulan.
- Menjawab salam




Menjawab dan mendengarkan penjelasan perawat.



Menjawab pertanyaan







MATERI PENYULUHAN

Pengertian
Bronkitis adalah suatu peradangan pada saluran udara ke paru-paru. Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, bronkitis bisa bersifat serius.

Penyebab
Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virus, bakteri dan (terutama) organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia).
Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernafasan menahun.
Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari:
·         Sinusitis kronis
·         Bronkiektasis
·         Alergi
·         Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.

Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh:
-          Berbagai jenis debu
-          Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin
-          Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
-          Tembakau dan rokok lainnya.

Gejala
Gejalanya berupa:
-          batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
-          sesak nafas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
-          sering menderita infeksi pernafasan (misalnya flu)
-          bengek
-          lelah
-          pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
-          wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
-          pipi tampak kemerahan
-          sakit kepala
-          gangguan penglihatan.

Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.
Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.
Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu.

-          Sesak nafas terjadi jika saluran udara tersumbat.
-          Sering ditemukan bunyi nafas mengi, terutama setelah batuk.

No comments:

Post a Comment

DUNIA KEPERAWATAN. Powered by Blogger.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

Exit Jangan Lupa Klik Like & Follow Ya!!