PESAN SEGERA

Dengan 50rb dapatkan : 1 ASKEP atau, 2 SAP+2Leaflet, atau 2 Artikel, atau 3 Askep Persentation dan Terima Pesanan

Wednesday, March 13, 2013

SAP Gizi Ibu Hamil Anemia

Kapevi Hatake | 6:57 AM |

SATUAN ACARA PENYULUHAN
I.             Pengkajian
Seorang mahasiswa Akademi Perawatan melakukan pengkajian terhadap ibu dengan resiko tinggi kehamilan dibawah ini disajikan sebagian data hasil pengkajian data yang didapat. Hasil pengkajian ini mendukung adanya masalah tentang prilaku.
1.            Pengkajian faktor prediposisi
a.             Riwayat keperawatan
Ny. A berumur 36 tahun, saat ini sedang mengalami kehamilan yang keempat, dengan usia kehamilan 4 bulan ia mengatakan saat sekrang ini ia harus sering memriksakan kehamilannya di bidan agar dalam menunggu kehamilan anaknya dapat lancar tak ada hambatan.
b.            Keadaan fisik
TTV    :         TD : 100/60 mmHg
                     N   : 80x/menit
                     R   : 24x/menit
                     S    : 360C
                     BB : 54 kg
                     TB : 156 cm
c.             Kesiapan belajar
Ny. A mengatakan tertarik untuk mempelajari tentang cara perawatan resiko kehamilan, pengetahuan keluarga tentang cara perawatan resiko tinggi kehamilan masih kurang, karena keluarga belum banyak mendapatkan informasi tentang hal tersebut. Keluarga bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.
d.            Motivasi belajar
Motivasi keluarga untuk mempelajari cara perawatan resiko tinggi kehamilan cukup kuat, keluarga mampu mempelajarinya agar kelahirannya kelak tidak beresiko.
e.             Kemampuan membaca
2)Keluarga mempunyai kemampuan membaca baik, keluarga mengatakan lebih menyukai belajar dengan cara diskusi dan tanya jawab.
                          
2.            Pengkajian Faktor pemungkin
Mahasiswa yang telah memberikan pelajaran kepada keluarga pasti kehamilan telah memiliki keterampilan untuk penyuluhan kesehatan dengan baik, karena telah sering dilakukan latihan hal tersebut. Alat bantu penyuluhan berupa : Pli chat yang memberikan pendidikan keslit, datang ke keluarga, sehingga keluarga dapat menerima pelajaran sepenuhnya.
3.            Pengkajian faktor Penguat
a.             Keluarga memiliki anggota keluarga yang berpendidikan SMU, keluarga menerima pelajaran yang akan diberikan oleh petugas atau mahasiswa.
b.            Diagnosa keperawatan :
1)   Kehamilan resiko tinggi
Ø  Ketidakmampuan keluarga mengenal resiko tinggi kehamilan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang kehamilan resiko tinggi.
Ø  Ketidakmampuan keluarga mengenal keputusan dan melakukan keperawatan pada ibu dengan kehamilan resiko tinggi berhubungan dengan ketidaktahuan keluarga tentang komplikasi kehamilan resiko tinggi.
2)   Anemia ibu hamil
Ø  Ketidakmampuan keluarga mengenal masalah gizi ibu hamil dan anemia pada ibu hamil berhubungan dengan kurangnya informasi tentang gizi ibu hamil dan anemia.
Ø  Ketidakmampuan keluarga mengambil keputusan yang tepat dalam melakukan perawatan ibu hamil dengan resiko tinggi disertai anemia berhubungan dengan kurangnya pengetahuan tentang akibat dari masukan gizi yang kurang pada ibu hamil dan akibat anemia.
c.             Perencanaan tindakan keperawatan
Rencana pembelajaran keluarga
Diagnosa keperawatan tentang ketidakmampuan keluarga mengenal resiko tinggi kehamilan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang kehamilan resiko tinggi.
1)                  Tujuan Pembalajarn
a)            Tujuan Umum (TIU)
Setelah dilakukan penyuluhan selama 15 menit keluarga mampu mengetahui tentang kehamilan resiko tinggi.
b)            Tujuan Khusus (TIK)
(1)   Menyebutkan kembali pengertian kehamilan resiko tinggi.
(2)   Menyebutkan kembali penyebab kehamilan resiko tinggi.
(3)   Menyebutkan komplikasi kehamilan resiko tinggi.
(4)   Menyebutkan cara perawatan kehamilan.
2)                  Materi Penyuluhan
a)            Pengertian kehamilan resiko tinggi
b)            Penyebab kehamilan resiko tinggi
c)            Komplikasi kehamilan resiko tinggi
d)           Cara perawatan atau kehamilan resiko tinggi.
3)                  Metode Belajar
Yaitu metode diskusi : Metoe ini digunakan utnuk menyampaikan materi di atas.
4)                  Alat bantu belajar
Plichat berisi : Pengertian, penyebab, komplikasi dan cara perawatan resiko tinggi kehamilan. 
5)                  Evaluasi belajar
Evaluasi belajar akan dilakukan selama proses belajar dan pada akhir proses pendidikan kesehatan, cara evaluasi akan dilakukan dengan menggunakan pertanyaan lisan :
(a)          Jelaskan pengertian kehamilan resiko tinggi
(b)         Jelaskan pengertian kehamilan resiko tinggi
(c)          Jelaskan komplikasi kehamilan resiko tinggi
(d)         Jelaskan cara perawatan kehamilan resiko tinggi


MATERI PENYULUHAN
KEHAMILAN RESIKO TINGGI

I.             Defenisi
Kehamilan resiko tinggi : Kehamilan yang jika diperiksa terdapat kelainan-kelainan yang diperkirakan dapat mempengaruhi jalannya persalinan.

II.          Penyebab Kehamilan Resiko Tinggi
1.            Umur terlalu muda
2.            Umur ibu terlalu tua (35tahun keatas)
3.            Tubuh sangat pendek (> 140 cm)
4.            Ibu hamil dengan anemi dan kurang gfizi
5.            Riwayat persalinan lampau yang buruk

III.       Komplikasi Kehamilan Resiko Tinggi
1.            Partus lama
2.            Perdarahan pada saat persalinan
3.            BBLR
4.            Bayi lahir cacat

IV.       Cara Perawatan Kehamilan Resiko Tinggi
1.            Sering kontrol kehamilan
2.            Istirahat yang teratur
3.            Asupan gisi yang baik
4.            Olah raga yang teratur


SATUAN ACARA PENYULUHAN


Masalah                         :  Kurangnya Pengetahuan atau Informasi Tentang Gizi Ibu Hamil dan Anemia.
Pokok Bahasan            : 
Sub Pokok Bahsan       :  Gizi ibu Hamil dan Anemia
Sasaran                         :  Keluarga
Tempat                          :  Rumah
Waktu                           +15 menit


I.       Tujuan Instruksional Umum  (TIU)
Setelah diberikan penyuluhan selama +15 menit keluarga mampu mengetahui gisi ibu hamil dan anemia.

II.     Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
1.            Menyebutkan kembali pengertian Gizi dan Anemia
2.            Menyebutkan kembali hubuangan Gizi dan Anemia
3.            Menyebutkan kembali pengertian Anemia
4.            Menyebutkan kembali tanda dan gejala Gizi dan Anemia
5.            Menyebutkan Penyenan Anemia
6.            Menyebutkan kembali cara perawatan Anemia

III.    Materi Penyuluhan

1.            Pengertian Gizi ibu hamil dan Anemia
2.            Hubungan Gizi dengan  Anemia
3.            Pengertian Anemia
4.            Tanda dan gejala Anemia
5.            Penyebab Anemia
6.            Cara Perawatab Anemia

IV.    Kegiatan Penyuluhan
1.            Metode : Diskusi dan tanya jawab
2.            Kegiatan belajar mengajar


NO
PENYULUHAN
SASARAN
1.


2.





3.


4.


5.


6.

7.
Memperkenalkan diri


Memberikan kesempatan kepada sasaran untuk mengungkapkan pengetahuannya tentang Gizi dan Anemia

Memberikan tambahan masukan materi.

Memberikan kesempatan kepada sasaran untuk bertanya.

Menjawab pertanyaan yang diberikan

Bertanya sebagai bahan evaluasi

Menutup acara
1.      Menanggapi dan memberi respon yang baik.

2.      Mengungkapkan pengetahuan yang dimiliki.



3.      Mendengarkan dan menyimak materi yang diberikan.

4.      Mengajukan beberapa pertanyaan dan materi yang diberikan.

5.      Menyimak jawaban yang diberikan dan merasa puas.

6.      Menjawab dengan benar

7.      Memberikan respon yang baik.




VI.    Evaluasi
1.            Prosedur    : Post test
2.            Bentuk pertanyaan            : Pertanyaan langsung
3.            Soal Pertanyaan    :
Ø  Pengertian ibu hamil dan Anemia ?
Ø  Hubungan Gizi dengan Anemia ?
Ø  Pengertian Anemia ?
Ø  Tanda dan Gejala Anemia ?
Ø  Penyebab Anemia ?
Ø  Cara Perawatan Anemia ?



MATERI PENYULUHAN
GIZI IBU HAMIL DAN ANEMIA


I.             Defenisi
Gizi ibu hamil : jumlah nutrisi atau zat-zat makanan seperti : Karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, yang diperlukan ibu selama hamil.

II.          Hubungan Gizi dengan Anemia
Kurang gisi pad aibu hamil terutama zat besi, Vitamin B12, asam volat dapat menimbulkan anemia pada ibu hamil.

III.       Defenisi
Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar HB dan eritrosit lebih rendah dari normal.

IV.       Tanda dan Gejala
1.            Mata berkunang-kunang
2.            Lemah badan
3.            Lesu
4.            Cepat lelah
5.            Gampang ngantuk
6.            Lidah, bibir, kuku dan wajah pucat

V.          Penyebab Anemia
1.            Kurangnya kosumsi makanan yang kaya akan zat besi : Protein hewani.
2.            kehilangan zat besi yang berlebihan pada perdarahan termasuk HAID yang berlebihan.

VI.       Cara perawatan Anemia
1.            Mengkosumsi makanan yang kaya akan zat besi.
2.            Olah raga teratur

No comments:

Post a Comment

DUNIA KEPERAWATAN. Powered by Blogger.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

Exit Jangan Lupa Klik Like & Follow Ya!!